Salah satunya adalah kejadian yang saya alami waktu SMA. Waktu itu, saya sedang bantuin Ibu masak. Saya lupa apa yang dimasak Ibu saat itu. Saya tidak tahu karena cara memasaknya atau bagaimana, tiba-tiba api dari kompor membesar dan dengan cepat menjalar ke atas hingga hampir menyentuh langit-langit. (Rumah kami adalah tipe rumah Jawa klasik, jadi atapnya rendah). Saya kaget bukan main. Melongo, takut rumah kami terbakar. Namun, di tengah situasi yang mendebarkan itu, saya lebih kaget akan reaksi Ibu. Alih-alih takut atau histeris, beliau malah menyunggingkan senyum kebanggaan ala chef profesional. Lalu berkata:
'' Wuiiih ... apik yo? Koyo ning restoran cino ...''
(Wuiih bagus ya? Seperti di restoran cina)
Haduuuh... Saya takjub, cuma bisa geleng-geleng. Mungkin itu karena beliau terlalu banyak nonton film kungfu...
1 komentar:
beuuhh emang dasar keluarga aneh,,pantes anaknya aneh gini,,lha wong emak bapaknya juga aneh kabeh,,ckckckckckckckck
:piss ay
Posting Komentar